Diskon PPnBM Jadi Momok dalam Pedagang Mobil Bekas

VIVA   –  Meski produsen terus meluncurkan model segar, namun mobil bekas pada Indonesia sampai saat itu tetap ada peminatnya. Masa kondisi normal sebelum pandemi, pangsa pasarnya bahkan bertambah tinggi ketimbang unit baru.

Saat pandemi melanda Indonesia pada Maret tahun lalu, para penyalur mobil bekas hanya mampu gigit jari melihat sepinya pembeli. Ada yang terpaksa menjual unit dengan harga modal, supaya bisa tentu membayar gaji karyawan.

Menjelang akhir 2020, daya beli masyarakat mulai pulih dan para penyalur bisa kembali berjualan secara harga normal. Namun, tahun ini mereka harus kembali mengoreksi banderol.

Mulai Maret lalu, pemerintah memberlakukan aturan relaksasi pajak barang kaya atau PPnBM untuk 29 model mobil yang dipasarkan di Indonesia. Besaran diskonnya mencapai 100 persen hingga bulan ini, kemudian turun menjadi 50 persen berangkat Juni sampai Agustus.