Gara-gara Lampu Depan, Hasil Uji Tabrak Kia Seltos Gak Sempurna

VIVA â€“ Berbagai macam pengujian dilakukan pada kendaraan yang dijual secara massal untuk konsumen. Salah satunya, mobil sengaja ditabrakan ke oybek keras dengan bentuk tertentu untuk melihat dampak pada kendaraaan, serta orang-orang di dalamnya.

Beberapa waktu lalu, IIHS (Insurance Institute of Highway Safety) melakukan uji tabrak pada mobil Kia Seltos yang dijual di Amerika Serikat. Hasilnya sangat mengejutkan, karena mobil ini memperoleh nilai tinggi namun gagal meraih gelar ‘sempurna’.

Melansir dari Rushlane, Senin 31 Agustus 2020, Kia Seltos gagal memenuhi syarat untuk penghargaan Top Safety 2020, karena kinerja lampu utama yang dianggap kurang mumpuni untuk penerangan jalan.

Diketahui lampu utama memiliki peran penting di kendaraan, Kia Seltos versi Amerika Serikat memiliki lampu depan yang memakai bohlam Halogen atau LED, tergantung dari variannya. Meski demikian, kedua model lampu yang dipakai Seltos dianggap kurang memadai, terutama ketika kendaraan berada di tikungan.

Baca juga: Seltos Laris Manis di RI, Tapi Kia Masih Pikir-pikir Bawa yang Diesel

Meski gagal mendapat hasil dengan kategori sempurna, produsen otomotif Korea Selatan ini memperoleh nilai tertinggi, karena bisa memberi proteksi maksimal bagi  pengemudi dan penumpang saat terjadi tabrakan.

Selain itu, perlindungan untuk penumpang dari sisi kiri dan kanan bodi, maupun dari atas ketika terjadi kecelakaan bisa maksimal. Struktur kerangka kendaraan, dikategorikan baik untuk memperkecil risiko bagi orang-orang di dalamnya.

Selain itu, Seltos juga berada di peringkat atas untuk mengurangi risiko menabrak pejalan kaki. IIHS mencatat sensor untuk peringatan pencegah tabrakan bekerja dengan saat baik saat pengujian dilakukan.

Sekadar diketahui, Seltos merupakan produk global yang oleh Kia dipasarkan ke berbagai negara, termasuk di Indonesia. Mobil jenis sport utility vehicle alias SUV itu dipasarkan di Tanah Air sejak awal 2020.