Video Antrean Pemotor Ini Bikin Netizen Ngakak

VIVA   –  Banyak peristiwa dengan direkam menggunakan video dan diunggah ke media sosial, yang berisi konten unik dan lucu. Kurang bahkan bisa membuat netizen tertawa lepas.

Seperti gambar yang ada di bawah ini. Dilansir VIVA Otomotif dari laman Instagram @goje24jam, Rabu 9 Desember 2020, tayangan tersebut berisi pengendara motor yang sedang antre di perlintasan kereta api.

Tampak beberapa pemotor berhenti di sebidang jalan yang ada di antara beberapa rel. Mereka adalah pengendara yang enggan terjebak antrean di belakang palang pintu, dan menuruti untuk berada di barisan ajaran meski lokasinya sangat dekat secara rel.

Bunyi sirine tanda akan ada kereta api yang lewat terdengar kencang, namun ular besi tersebut tak juga terlihat. Sembari menunggui, ada pemotor yang asyik berlaku ponsel dan lainnya menunggu dengan sabar

Akhirnya, yang dinanti tiba juga. Namun, tak seperti dugaan para pemotor tersebut, kereta api yang lewat cuma lokomotif milik KRL saja.

Yang lebih unik teristimewa, kereta itu melintas di dapur barisan para pemotor dan tidak ada satu pun yang menyadarinya hingga akhirnya kendaraan itu sudah selesai melintas.

“D prank andong api, ” ucapan warganet.

“Udah deg deg an, gw taksir kecelakaan, ” tulis warganet lainnya.

“Lahh jd ngakak, ” kata netizen.

Sebagai informasi, metode mengenai berhenti di perlintasan gerobak api sudah diatur dalam kausa 114 Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas serta Angkutan Jalan, yang berbunyi sebagai berikut:

Pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan Jalan, Pengemudi Kendaraan tetap:
a. Berhenti ketika petunjuk sudah berbunyi, palang pintu andong api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain
b. Mendahulukan kereta api dan
c. Memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel.

Setiap pengingkaran yang dilakukan bisa dikenakan ancaman hukuman yang tercantum pada kausa 296, yakni:

Di setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor pada perlintasan antara kereta api dan jalan yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, sengkang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat asing sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling penuh Rp750. 000.